Home > catatan sore > Siapa yang Lebih Gila?

Siapa yang Lebih Gila?

Azan Isya’ malam itu agak terasa lain; suaranya berbeda dari yang biasanya. Di masjid kami, muazinnya memang serabutan, siapa cepat dia dapat. Beberapa kali simbah menang kompetisi, tapi lebih sering kalah. Namun, azan kali ini tidak dikumandangkan oleh rival-rival simbah yang sudah terdaftar selama ini. Entah siapa yang mengumandangkannya. Penasaran. Simbah tanya beberapa orang di rumah, tetapi mereka tidak juga tahu, siapa itu. Bahkan saat di jalan berpapasan dengan Imam masjid, beliau juga tidak tahu. Misterius.

Segera kupercepat langkah ke masjid agar tidak kehilangan orang itu. Sesampainya di sana, terdengar suara tilawah dari seorang pria berumur sekitar 30-an tahun. Bacaannya terdengar lancar dan tartil. Hanya tanya dalam hati, siapa gerangan pria ini. Tidak biasanya ada orang tilwah dengan keras pada waktu antara azan dan iqamah di sini. Pastilah ini orang yang azan tadi.

Imam memberi komando kepada simbah untuk iqamah, karena posisi simbah di depan pengeras suara. Sebelum shalat, ada yang sempat menyeletuk, “Itu orang yang gila itu, kan!”

“Ah, masak sih?” pikir simbah. Simbah segera mengikuti takbir imam. Kami shalat, menghadap sang Pencipta, tunduk dalam doa.

Selepas salam, orang tadi langsung saja keluar shaf tanpa ada isyarat apa pun sebelumnya. Menyisakan tanda tanya besar di hati kami. Entah, apakah ia tadi sudah sempurna salam atau belum. “Mungkin memang gila,” pikir simbah.

Sesampainya di rumah, simbah cerita tentang kejadian tadi, dan ternyata memang mereka tadi melihat orang yang tadi dari arah masjid sambil bernyanyi-nyanyi lantang yang mereka pikir sebagai orang gila.

“Ah…!” Ada tawa bercampur ironi dalam hati. Tawa, karena yang shalat dan tilawah tadi ternyata orang gila. Ironi, karena seolah Allah sedang menelanjangi diri ini dengan kejadian itu.
“Lihatlah..! Orang gila saja shalat…! Bahkan ia azan..! Padahal itu tidak wajib bagi dia…

Tapi Lihatlah..! Ia Shalat..Ia Azan..! Padahal tidak sedikit orang yang mengaku waras, tapi tidak pernah shalat…! Apalagi azan..! Atau hanya shalat ketika ramadhan..! Itu pun hanya agar tetap dianggap sebagai orang Islam.. Betapa Jauhnya..! Betapa gilanya mereka..!!!”

Lebih gila mana, orang gila yang shalat, azan dan tilawah, atau orang-orang yang mengaku waras tapi tidak mau shalat dan hanya memperturutkan nafsunya?

Seorang “utusanmu” menemui kami malam itu, mengajarkan ilmu, hikmah dan introspeksi…

Ya Allah, tunjukkan yang haq itu haq, dan berilah kami kekuatan kepada kami, mudahkan kami menjalankannya…Dan tunjukkanlah bahwa yang bathil itu bathil.. dan mudahkan kami menjauhinya…

Postingan asli dari blog saya di http://farikhsaba.multiply.com/journal/item/219

Categories: catatan sore Tags:
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

mengambilmakna

Bertabur makna di sekitar kita, sangat banyak! Adakah yang tak ingin mengambilnya?

waiting room

: dari senyap ruang tunggu, tempat aku menemukan-Mu

afifahthahirah87

Chicken Soup for My Soul

Musim Semi

berharap hangat itu sampai ke hatimu begitu juga cintaku

RanaWijayaSoe

I have My Own Ele-path

Sang Nusantara

Connecting People with Nature

Lewat kata, aku bicara

Tempat aku menyandarkan beberapa jenak kehidupan lewat kata

Menulis Itu Berbagi

Si Pandai itu besar sekalipun ia kecil, sedangkan si Bodoh itu kecil sekalipun ia besar

amathonthe

Sejauh Kaki Melangkah, Sebanyak Kata Terucap

J4uharry

Membayar cita-cita dengan jerih-payah yang pantas !!!

Lailatul Qadr Virtual Home

Blognya Seorang Istri, Seorang Ibu, Seorang (Mantan) Guru, yang sangat menyukai kegiatan luar ruangan, menulis, dan membaca...

(new) Mbot's HQ

Ocehan gak guna seorang pegawai kantoran biasa.

Gerakan Sadar Arsip

Viva Archiva!

wahyugendut39

tetap berharap yang terbaik...

Pumichi's Blog

All about live in the light

Notasi

[n] (1) seperangkat atau sistem lambang (tanda) yg menggambarkan bilangan (tt aljabar), nada (tt musik), dan ujaran (tt fonetik); (2) proses pelambangan bilangan, nada, atau ujaran dng tanda (huruf); (3) catatan pendek yg perlu diketahui atau untuk mengingatkan sesuatu

PKJ 4.0

Tilawah, Tazkiyah, Ta'lim

Freak Dreamer

Reading (is my) Life!

%d bloggers like this: