Home > bahasa > SOSOK LUAR BIASA ITU BERNAMA AHMAD TUKIRAN MAULANA

SOSOK LUAR BIASA ITU BERNAMA AHMAD TUKIRAN MAULANA

Ahmad Tukiran Maulana, atau dikenal sebagai Mas Maulana, sebuah nama yang bersahaja sebagaimana orangnya. Siapa dia? Bagi kawan-kawan yang berasal dari UGM atau setidaknya dari Jogja, tentu ia tak asing lagi. Sebegitu terkenalkah sosok  ini? Apakah ia dosen, birokrat kampus atau pejabat pemerintahan? Jika teman-teman berpikir begitu, jawabannya bukan itu.

Konon ada kelakar legendaris di UGM, bahwa seorang mahasiswa UGM tidak akan diakui sebagai mahasiswa UGM jika ia tidak mengetahui 3 nama: Ngarsa Dalem, Rektor UGM, dan Ahmad Tukiran Maulana atau yang sering dipanggil Mas Maulana.

Lantas siapakah sosok ini?

Ia adalah sosok sederhana yang mungkin jika dilihat dari tampilan fisik, tidak sesempurna kita. Sebelah bagian dari organ tangan dan kaki beliau agak kurang sempurna. Kalau bahasa kerennya sekarang mungkin disebut difable. Namun demikian, sosok yang tergolong unik ini benar-benar  fantastis.

Ia adalah tipe da’i lapangan yang sering melakukan amar ma’ruf nahi mungkar. Jika menemui orang-orang maka ia akan menasihati mereka, biasanya disuruh shalat, puasa dan lain sebagainya. Jika ia melihat kemungkaran, misalnya pesta miras, ia akan mendekatinya, menasihati pelakunya bahwa miras itu haram dan menyuruhnya bertobat. Dan yang paling membuatnya terkenal seantero UGM adalah operasinya menggerebek pasangan muda-mudi yang sedang bermesraan di lingkungan UGM. Jika ada dua orang sedang duduk-duduk mesra di Boulevard atau di Lembah, maka ia akan mendatanginya, dan menyuruhnya pisah. Mengingatkan bahaya zina.

Kita bisa dengan mudah menjumpainya di Masjid Kampus UGM atau di Masjid-masjid besar yang sering ada kajiannya di sekitaran UGM. Dengan tampilannya yang khas seperti tampilan Jamaah Tabligh, ia sangat mudah dikenali. Ia juga terkenal sering “ada di semua tempat.” Di forum-forum kajian ia sering terlihat, di markaz Jamaah Tabligh kadang ada, di Masjidnya Salafy ada juga, di kegiatan dauroh anak kampus, kadang ada juga. Pokoknya lintas harakah.

Dengan kebiasaan dan cara berdakwahnya yang unik itu, orang-orang sering menganggapnya sebagai orang yang agak miring, tetapi jika kita mengenal lebih dekat,sesungguhnya banyak yang bisa kita teladani dari sosok ini.

Pertemuan pertama simbah dengannya terjadi sekitar tahun 2003, di arena Festival Anak Sholeh se-Kabupaten Sleman di Masjid Agung Sleman.  Kebetulan waktu itu simbah mengantarkan santriwan-santriwati yang mengikuti lomba. Entah bagaimana mulanya, sosok itu menghampiri simbah, mengajak kenalan, lantas menasihati untuk shalat tepat waktu, rajin puasa dan ibadah macam-macam.. Agak janggal memang, tapi simbah bersyukur ada yang mengingatkan.

Pertemuan selanjutnya, di mushala al-Adab FIB UGM, tiba-tiba sosok yang sama  mendatangi simbah dan menasihatkan hal yang sama. Pertemuan-pertemuan selanjutnya juga demikian, tapi lama-lama karena sudah sering bertemu, nasihat itu sudah berkurang, atau mungkin karena simbah terlihat mesakke banget, jadi nggak tega untuk menasihati.

Waktu gempa melanda Jogja 2006, simbah melihatnya di televisi sedang mengurusi korban gempa di RS Sardjito. Gempa Padang juga tak luput dari uluran tangannya. Bahkan, kisahnya pernah dimuat di Sabili. Maka, kelakar yang simbah sebutkan di atas barangkali bisa dibenarkan.  (silakan baca reportase Sabili di SINI)

Dan ternyata, nasihat-nasihatnya tidak hanya bisa dinikmati di dunia nyata. Dakwahnya ternyata merambah dunia maya: lewat Facebook. Simbah sempat kaget juga, ternyata Mas Maulana tidak gaptek, bahkan temannya sudah sekitar 1200-an. Barangkali beliau sering online di Masjid Kampus yang memang ada hotspotnya. (silakan cek facebooknya di SINI).

Dan ternyata profilnya juga sudah dibicarakan oleh para kaskuser. Sebuah komunitas maya terbesar di indonesia.Nah, pengen tahu apa kata para kaskuser tentang sosok fenomenal ini, berikut saya kutipkan beberapa:

“Uwis akeh pengalamanku karo ustad iki, dadi-ne nek ketemu wis biasa wae… Ustad iki ampuh tenan, semakin dihindari malah semakin kerep ketemu, emang kudune dihadapi kok…” (atokvolution)

“Kae konco ku kajian dab, kajian ne ahlusunnah neng dek e ki semangat amar ma’ruf nahi munkar e mantep dadhi nek ndelok wong salah mesti di tegur di suruh tobat, pas kajian dek e ki sering nyusun sandal cah2 ben rapi.” (dwidrg)

“Semestinya & seharusnya, kita bersyukur memiliki figur seseorang seperti ustad maulana…jarang sekali kita menemukan figur seperti beliau, dimana kebanyakan ustad, hanya ceramah & mendoakan ummat, sedangkan beliau dgn sigap lgsng melarang plus memberikan doa agar kita bisa bertobat… teruskanlah perjuanganmu ustad maulana.” (zhu_ge)

“Aku yo wes tau dab…. asem tur jane wonge cen apikan ning hayo kuwi mung rodo aneh, tidak seperti wong akeh2e…. modar kae pas arep buber ro konco2ku malah dicegat ro mas maulana diceramahi akeh2an….nek sholat kudu tepat waktu…berjamaah luwih apik… manteplah…aku yo dinehi panganan je pas kuwi… malu.” (Barkienah)

Nah, demikian sedikit profil sosok terkenal di UGM yang asalnya dari Gunung kidul ini, semoga dapat kita teladani.

LIhat FACEBOOKNYA:

http://www.facebook.com/people/Ahmad-Tukiran-Maulana/

Profilnya di Cyber SABILI:

http://www.sabili.co.id/index.php?

Threadnya di KASKUS:

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2183769

Categories: bahasa Tags:
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

mengambilmakna

Bertabur makna di sekitar kita, sangat banyak! Adakah yang tak ingin mengambilnya?

waiting room

: dari senyap ruang tunggu, tempat aku menemukan-Mu

afifahthahirah87

Chicken Soup for My Soul

Musim Semi

berharap hangat itu sampai ke hatimu begitu juga cintaku

RanaWijayaSoe

I have My Own Ele-path

Sang Nusantara

Connecting People with Nature

Lewat kata, aku bicara

Tempat aku menyandarkan beberapa jenak kehidupan lewat kata

Menulis Itu Berbagi

Si Pandai itu besar sekalipun ia kecil, sedangkan si Bodoh itu kecil sekalipun ia besar

amathonthe

Sejauh Kaki Melangkah, Sebanyak Kata Terucap

J4uharry

Membayar cita-cita dengan jerih-payah yang pantas !!!

Lailatul Qadr Virtual Home

Blognya Seorang Istri, Seorang Ibu, Seorang (Mantan) Guru, yang sangat menyukai kegiatan luar ruangan, menulis, dan membaca...

(new) Mbot's HQ

Ocehan gak guna seorang pegawai kantoran biasa.

Gerakan Sadar Arsip

Viva Archiva!

wahyugendut39

tetap berharap yang terbaik...

Pumichi's Blog

All about live in the light

Notasi

[n] (1) seperangkat atau sistem lambang (tanda) yg menggambarkan bilangan (tt aljabar), nada (tt musik), dan ujaran (tt fonetik); (2) proses pelambangan bilangan, nada, atau ujaran dng tanda (huruf); (3) catatan pendek yg perlu diketahui atau untuk mengingatkan sesuatu

PKJ 4.0

Tilawah, Tazkiyah, Ta'lim

Freak Dreamer

Reading (is my) Life!

%d bloggers like this: