Home > buku > TIPS MENDAPATKAN BUKU GRATIS DARI PENERBIT

TIPS MENDAPATKAN BUKU GRATIS DARI PENERBIT

Apakah Bisa dapat gratisan? Bagaimana caranya kita mendapatkan buku gratis dari penerbit?

Ya, tentu saja bisa. Jika Anda menjadi editor sebuah buku, maka anda bisa meminta hak anda selaku Editor buku yang bersangkutan. Atau kalau tidak, ikutilah lomba/ kuis yang diadakan penerbit bersangkutan yang biasanya berhadiah buku. Bahkan, ada pula cara yang paling tidak terduga, yaitu gratisan dari hadiah kawan.

Namun yang kita bahas di sini bukan kiat-kiat agar bisa diterima jadi editor atau mencari info gratisan, tapi cara yang lain lagi. Bagaimana caranya?

Saya hanya sekadar berbagi dengan kawan-kawan semua, karena kebetulan saya bekerja di penerbitan buku. Para penerbit biasanya mengalokasikan sejumlah buku untuk promosi. Buku promosi ini selain dibagikan ketika ada bedah buku sebagai doorprize, juga dikirimkan ke tokoh-tokoh yang relevan dan mempunyai massa banyak massa (misalnya ustadz, trainer, dll) dengan tujuan agar tatkala mereka menyampaikan materi di forum, mereka merekomendasikan buku-buku tersebut, atau mengambil materi dari buku tersebut, sehingga secara tidak langsung mereka telah mempromosikan buku yang bersangkutan.

Sasaran ‘gratisan’ ini bisa bermacam-macam orang, tergantung dari jenis bukunya atau jenis audience-nya. Bahkan tidak jarang para blogger dikirimi gratisan buku/majalah karena yang bersangkutan memang ahli dalam bidang tersebut. Sebagai contoh bisa kita sebut Mas Eko (maseko.com) yang sering mendapat majalah PC Media gratis dikarenakan bahasan-bahasan blognya yang terkait dengan majalah tersebut. Atau sebut juga Romi Satria Wahono yang juga sering mendapat buku-buku gratis.

Para penerbit memang tidak hanya memandang topik-topik yang mereka angkat dalam blog mereka, tetapi juga tingkat kunjungan ke blog yang bersangkutan. Dengan memberi gratisan, penerbit berharap blogger yang bersangkutan akan mereview buku/majalah tersebut, dan hal tersebut akan menguntungkan penerbit seiring dengan banyaknya pengunjung yang tertarik dan membeli produk yang direview. Di sini ada simbiosis mutualisme, kedua pihak diuntungkan.

Jika Anda bukan blogger seperti mereka, jangan khawatir Anda tetap bisa mendapatkan peluang buku gratis tersebut. Bagaimana caranya? Seperti saya ungkap di depan, ada jatah promosi bagi orang-orang tertentu. Salah satunya adalah resentor (orang yang meresensi). Caranya adalah mengirimkan resensi ke media massa. “Ah… apa iya?” Mungkin Anda bertanya demikian. “Iya,” jawab saya. Tapi bukan hanya asal meresensi saja. Resensilah buku dari penerbit tertentu di media massa (biasanya koran setingkat propinsi), kalau perlu dua buku. Kemudian kirimkanlah bukti resensi (potongan koran) yang telah dimuat di koran tersebut kepada penerbit yang bersangkutan. Mengapa kita harus memberikan bukti dulu? Ya, semua butuh bukti bukan janji. Penerbit akan lebih percaya jika Anda memberikan bukti. Jika nanti Anda di kirimi gratisan, maka jangan lupa meresensi buku berikutnya dan mengirimkan buktinya ke penerbit yang bersangkutan.

Sertakan surat pengantar yang intinya bahwa Anda bersedia meresensi buku-buku dari penerbit yang bersangkutan. Terutama buku-buku yang baru terbit. Jangan lupa sertakan alamat Anda dengan jelas. Jika beruntung, maka Anda akan mendapat kiriman buku gratis untuk diresensi.

Oya, satu lagi yang perlu menjadi catatan, carilah penerbit dengan skala sedang. Karena penerbit besar biasanya sudah punya resentor tetap.

Namun, yang paling penting dari ini semua adalah luruskan niat. Jangan sampai Anda meresensi hanay agar dapat buku gratisan, tapi niatkanlah bahwa anda meresensi adalah semata-mata karena Allah dan agar orang lain dapat mengambil pelajaran dari buku tersebut. Karenanya, hindari meresensi buku-buku yang menyudutkan Islam, kecuali Anda meresensi untuk menentangnya.

Selamat Mencoba..! Semoga beruntung…!

Categories: buku Tags:
  1. October 20, 2009 at 11:59 am

    hmm… patut dicoba…
    kalo pas ramadhan rajin-rajin tarawih atau subuh di maskam UGM, teman kost ada yg sampai beberapa kali dapat buku doorprize.
    atau, biasanya saya dan beberapa teman, kalau pas lg ke pameran buku kami “nguplek” di keranjang buku-buku yang masuk kategori barang sortiran, gak gratis sih, tapi murah banget. biarpun ada cacatnya, tidak mengurangi isi bukunya.
    tapi cara ini harus hati-hati, telitilah benar halaman demi halaman, pilih yang hanya cacat secara teknis, bukan kontennya.
    cara ini juga sebenarnya tidak dapat dipastikan buku yang kita inginkan ada “versi cacatnya”. kalo orang jawa bilang “ngenteni ndhoge si blorok”

  2. asbani
    November 10, 2009 at 9:21 pm

    @Yulifia: Yups… beberapa waktu ini ada lagi yang dapat gratisan setelah mengirimkan bukti resensi ke penerbit.
    Ya, bentar lagi ada pameran islamic book fair.. datang saja.. banyak buku murah..

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

mengambilmakna

Bertabur makna di sekitar kita, sangat banyak! Adakah yang tak ingin mengambilnya?

waiting room

: dari senyap ruang tunggu, tempat aku menemukan-Mu

afifahthahirah87

Chicken Soup for My Soul

Musim Semi

berharap hangat itu sampai ke hatimu begitu juga cintaku

RanaWijayaSoe

I have My Own Ele-path

Sang Nusantara

Connecting People with Nature

Lewat kata, aku bicara

Tempat aku menyandarkan beberapa jenak kehidupan lewat kata

Menulis Itu Berbagi

Si Pandai itu besar sekalipun ia kecil, sedangkan si Bodoh itu kecil sekalipun ia besar

amathonthe

Sejauh Kaki Melangkah, Sebanyak Kata Terucap

J4uharry

Membayar cita-cita dengan jerih-payah yang pantas !!!

Lailatul Qadr Virtual Home

Blognya Seorang Istri, Seorang Ibu, Seorang (Mantan) Guru, yang sangat menyukai kegiatan luar ruangan, menulis, dan membaca...

(new) Mbot's HQ

Ocehan gak guna seorang pegawai kantoran biasa.

Gerakan Sadar Arsip

Viva Archiva!

wahyugendut39

tetap berharap yang terbaik...

Pumichi's Blog

All about live in the light

Notasi

[n] (1) seperangkat atau sistem lambang (tanda) yg menggambarkan bilangan (tt aljabar), nada (tt musik), dan ujaran (tt fonetik); (2) proses pelambangan bilangan, nada, atau ujaran dng tanda (huruf); (3) catatan pendek yg perlu diketahui atau untuk mengingatkan sesuatu

PKJ 4.0

Tilawah, Tazkiyah, Ta'lim

Freak Dreamer

Reading (is my) Life!

%d bloggers like this: