Home > bahasa > Bahasa walikan (bolak-balik kata)

Bahasa walikan (bolak-balik kata)

Pernah mendengar kata dagadu? Mungkin selama ini kita mengenalnya sebagai sebuah perusahaan penghasil kaos dan merchandise unik yang berasal dari Jogja. Dagadu sebenarnya artinya adalah matamu (Indonesia), your eyes ( Inggris) ainuka (Arab). Makanya tidak aneh kalau mereka punya majelis pengajian yang bernama ainukum (matamu/kalian). Tapi disini kita bukan membahas tentang mereka, lho! Kita hanya membahas nama mereka: dagadu kenapa bisa berarti matamu? Dari bahasa mana sih?

Nah, bagi teman-teman yang sudah tahu silakan lewat saja, saya cuma ngasih tahu yang belum tahu (he..8X). Jadi itu merupakan bahasa jawa walikan, bahasa jawa yang dibalik. Caranya gimana?

Caranya menggunakan aksara jawa. Tetapi untukmemudahkannya, di sini hanya kita tulis transliterasinya saja.Berikut transliterasi aksara jawa:
HA NA CA RA KA

DA TA SA WA LA

PA DHA JA YA NYA

MA GA BA THA NGA

Cara menggunakan bahasa walikan ini adalah dengan membalik katanya. Yaitu, semua huruf yang ada di baris pertama akan diganti baris ketiga, baris kedua akan diganti baris keempat. Gimana Bingung???

Baiklah, kita langsung praktik saja.

Misalkan kata matamu, yang dibahas di awal.

Kata itu terdiri dari huruf MA- TA- MU.

Huruf MA, terletak di baris ke empat, berarti diganti dengan baris ke tiga pada posisi yang sama menjadi DA. Huruf TA (baris 2) diganti dengan GA (baris 4) MU (baris 4) diganti DU(baris 4), karena vokalnya ‘u’ maka juga diganti U. Sehingga jika hasilnya disatukan akan menjadi DAGADU. Itulah asal muasal kata matamu.

Untuk jelasnya lihat table berikut:

Aksara asal

Baris asal

Aksara pengganti

Baris Pengganti

MA

4

DA

2

TA

2

GA

4

MU

4

DU

2

Selain kata-kata itu, mungkin ada juga yang sering bingung mengetahui temannya yang bernama Agus dipanggil Patub. Tahu gitarisnya Letto kan? Namanya Agus tapi dipanggil Patub. Ini juga memakai bahasa walikan tersebut. Begini analisanya, dalam bahasa jawa, A direpresentasikan dengan huruf Ha (baris 1) diganti Pa(baris 3), Gu (baris 4) diganti TU (baris 2), lalu S (baris 2) diganti B (baris 4)

Aksara asal

Baris asal

Aksara pengganti

Baris Pengganti

A

1

PA

3

GU

4

TU

2

S

2

B

4

Proses yang sama juga terjadi pada beberapa kata lain,

Asal kata

Bahasa Walikan

Mas

Dab

Cahe dewe

Jape methe

Pangan

Haladh

Lsp.

Nah, sudah tahu kan? Sekarang Anda bisa mencoba membalik kata-kata atau nama-nama yang ada di sekitar kita menurut kaidah walikan ini. Selamat mencoba.

By: Farid Ikhsan™

Categories: bahasa
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

mengambilmakna

Bertabur makna di sekitar kita, sangat banyak! Adakah yang tak ingin mengambilnya?

waiting room

: dari senyap ruang tunggu, tempat aku menemukan-Mu

afifahthahirah87

Chicken Soup for My Soul

Musim Semi

berharap hangat itu sampai ke hatimu begitu juga cintaku

RanaWijayaSoe

I have My Own Ele-path

Sang Nusantara

Connecting People with Nature

Lewat kata, aku bicara

Tempat aku menyandarkan beberapa jenak kehidupan lewat kata

Menulis Itu Berbagi

Si Pandai itu besar sekalipun ia kecil, sedangkan si Bodoh itu kecil sekalipun ia besar

amathonthe

Sejauh Kaki Melangkah, Sebanyak Kata Terucap

J4uharry

Membayar cita-cita dengan jerih-payah yang pantas !!!

Lailatul Qadr Virtual Home

Blognya Seorang Istri, Seorang Ibu, Seorang (Mantan) Guru, yang sangat menyukai kegiatan luar ruangan, menulis, dan membaca...

(new) Mbot's HQ

Ocehan gak guna seorang pegawai kantoran biasa.

Gerakan Sadar Arsip

Viva Archiva!

wahyugendut39

tetap berharap yang terbaik...

Pumichi's Blog

All about live in the light

Notasi

[n] (1) seperangkat atau sistem lambang (tanda) yg menggambarkan bilangan (tt aljabar), nada (tt musik), dan ujaran (tt fonetik); (2) proses pelambangan bilangan, nada, atau ujaran dng tanda (huruf); (3) catatan pendek yg perlu diketahui atau untuk mengingatkan sesuatu

PKJ 4.0

Tilawah, Tazkiyah, Ta'lim

Freak Dreamer

Reading (is my) Life!

%d bloggers like this: